Koko Murah, Gamis Murah, Baju Anak Muslimah
Belanja Mudah Baju Muslim Online!

Home > Umum > Semarak Maulid Nabi Muhammad di Denpasar - Dibaca 2201 x.

Semarak Maulid Nabi Muhammad di Denpasar

Bagikan


Di Denpasar, seperti halnya di daerah lain di seluruh Indonesia, acara peringatan Maulid Nabi Muhammad pada setiap tahunnya benar-benar diperingati dengan semarak. Baik masjid kecil maupun besar mengadakan berbagai acara (umumnya berupa ceramah atau pengajian). Baik diisi oleh ustadz di Denpasar sendiri dan tak jarang mendatangkan ustadz terkenal kelas nasional.

Hal seperti ini sangat lazim dan seringkali ustadz-ustadz nasional itu mengisi di lebih dari satu masjid ketika berada di Bali. Ditandai dengan kehadiran para ustadz berkelas nasional di kota Denpasar Bali, menyadikan acara Maulid Nabi Muhammad (dan juga acara hari besar Islam lainnya) makin semarak.

Mereka memberikan tauziah dibeberapa tempat di masjid yang ada di Denpasar. Kehadiran para ustadz dari Jakarta itu benar-benar sangat diharapkan oleh para jamaah yang ada di Pulau Dewata Bali ini.

Kehadiran mereka di Pulau Dewata dimana umat Islam adalah minoritas begitu dinanti dan ditunggu, walhasil setiap ada ustad nasional yang datang ke Bali biasanya mendapatkan sambutan yang luar biasa.

Sebut saja semua ustadz terkenal nasioal dan hampir dipastikan insyaAllah mereka pernah memberikan tauziah di berbagai masjid yang ada di Bali.

Seperti Ustadz Abdul Shomad (UAS), Ustadz Adi Hidayat, Gus Muwafiq, Ustadz Khalid Basalamah, Imam Masjid New York Shamsi Ali, Ustadz Arifin Ilham (alm), dsb. Para ustadz itu tentu tidak selalu memberikan ceramah dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad, namun untuk tema yang lain.

Catatan khusus untuk UAS, rasa-rasanya, hanya Ustadz Abdul Shomad yang sukses mampu mendatangkan jumlah jama'ah terbanyak yang datang ke pengajiannya di Bali, dibanding ustadz-ustadz yang lain.

Mungkin hal ini dipicu oleh adanya penolakan oleh sejumlah oknum ormas di Bali terhadap UAS hingga mendorong umat muslim untuk lebih berbondong-bondong mendatangi pengajianya. Juga ada faktor hadirnya Raja Pemecutan di salah satu masjid dimana UAS memberikan ceramah untuk meredam suasana yang memanas.

Dulu ketika masih sehat, Ustadz Arifin Ilham dengan mengambil tempat di GOR Lila Buana Denpasar, memberikan tauziahnya pada hari Jum'at ba'da shalat Isya. Jamaah yang datang mencapai ribuan. Ustadz yang terkenal dengan konsep dzikir bersamanya ini mengajak ribuan jamaah yang menghadiri Zikir Akbar itu dengan khusyuk dan tenang.

Tak ketinggalan Ustadz Subkhi Al-Bughury. Ustadz muda ini dikenal dengan pembawaannya yang kalem, tenang dan enak didengar bicaranya. Dengan mengambil tempat di Pangkalan TNI AL Denpasar (sekaligus sebagai panitia adalah pihak AL Denpasar) sehabis shalat Isya pada hari Jumat itu, tidak terasa pengajian berjalan dengan lancar dan gayeng sampai lumayan malam, pukul 22.00 WITA.

Di Pangkalan TNI AL Denpasar ini pula Emha Ainun Najib bersama Kiai Ganjeng juga pernah tampil. Penampilannya sangat menghibur khas Emha, dan selesai hingga waktu dinihari.

Ustadz Wijayanto pun juga sangat sering berkunjung ke Denpasar. Ustadz yang lucu dan renyah bicaranya ini memberikan Tabligh Akbarnya di Masjid Agung Al-Muhajirin, kampung Islam Kepaon Denpasar. Masjid Al-Muhajirin minggu sebelumnya juga mengadakan acara Istighotshah yang mengundang seorang kiai dari Banyuwangi.

Semarak kegiatan pengajian dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad di kota Denpasar sebetulnya tidak hanya disemarakkan oleh kehadiran para ustadz dari Jakarta dan nasional. Para kiai dan ustadz 'lokal' yang berdomisili di Denpasar sini juga tidak ketinggalan dalam memberikan tauziahnya. Hal ini ditandai dengan beberapa masjid di Bali yang juga mengadakan acara sejenis ditempat mereka.

SEMARAK ISTIGHOTSAH DI BALI

Terutama adalah Masjid Muhajirin di Kampung Islam Kepaon Denpasar yang juga sering mengadakan acara serupa, misalnya Istighotsah. Kelompok pengajian Majelis Rasulullah Denpasar adalah salah satu yang giat melakukan istighotsah keliling dari satu masjid ke masjid lainnya di Bali.

Istighotsah salah satunya pernah mengambil tempat di salah satu masjid tertua di Bali, yaitu Masjid Agung Al Muhajirin Kampung Islam Kepaon Denpasar. Penulis adalah warga ber-KTP Kepaon sini. Oleh karena itu adalah wajar apabila sangat antusias untuk menghadirinya.

Terlebih lagi usaha penjualan baju busana muslim kami juga berbasis di daerah ini. Kesempatan untuk bersilaturahmi dengan warga kampung dan penduduk kota Denpasar Bali menjadi semakin terbuka lebar.

Tak jarang di masjid ini juga sering mengundang Kiai dari Jawa, Banyuwangi misalnya. Biasanya sang kiai demi mengetahui pendengarnya adalah perantauan dari Jawa, maka dalam menyampaikan materi ceramahnya selalu menyisipkan hal-hal lucu. Tentu sangat antusias disambut oleh umat. Gaya khas Kiai dari Jawa ini terasa pas didengar oleh para jamaah. Sehingga, baik jamaah yang asli dari Bali atau dari perantauan Jawa, tetap bisa mengikuti ceramah sang Kiai dengan baik.

Selesai ceramah, acara kemudian beralih ke acara inti, yaitu istighotsah. Kurang lebih doa-doa dipanjatkan selama 45 menit oleh semua jamaah (bapak-bapak dan ibu-ibu) secara serempak dan membahana, dengan dipimpin oleh pak Kiai. Hati penulis bergetar demi mengikuti istighotsah ini karena bacaan-bacaan yang diucapkan secara serempak dan membahana itu.

MANIFESTASI KEUNIKAN BALI

Pulau Bali sudah tekenal keseluruh dunia dengan segala keunikannya. Segala keunikan itu bisa dijumpai tidak hanya pada personalitas seseorang, seperti sistem penamaan anggota keluarga yang khas, namun juga pada adat istiadat budaya, beserta tempat-tempat wisatanya.

Dengan maraknya peringatan hari-hari besar Islam di berbagai masjid di Bali, ini pun juga bisa disebut sebagai salah satu keunikan Bali, ditinjau dari sudut keagamaan (Islam). Sebab meskipun umat Islam minoritas disini tapi mamp memberikan warna tersendiri dalam kehidupan bermasyarakat.

Bahkan, dalam hal jumlah jama'ah shalat Subuh, Bali bolehlah sedikit berbangga karena ternyata Masjid Baitul Makmur Denpasar jama'ah shalat Subuhnya adalah yang terbanyak di Indonesia!

Dalam kehidupan beragama, keunikan itu juga dapat dirasakan..

Apabila Anda sedang mengunjungi Bali, dalam rangka liburan misalnya, bisa dipastikan disepanjang jalan Anda akan menyaksikan begitu banyak pengendara sepeda motor. Orang mengendarai sepeda motor tidaklah unik. Namun, yang membuatnya menjadi unik adalah: kebanyakan dari mereka tidak memakai helm! Dan setelah diperhatikan lebih teliti, mereka semuanya memakai pakaian ibadah!

Begitulah, entah apakah ini sudah menjadi peraturan daerah Bali atau tidak, bahwa helm menjadi tidak wajib dipakai apabila kita memakai pakaian ibadah. Yang Penulis maksud dengan pakaian ibadah disini adalah, seperti orang Bali memakai baju adat Bali, dan pria muslim memakai baju koko plus kopiah dan muslimahnya memakai baju panjang berikut kerudung.

Jangan salah sangka bahwa mereka berkendara motor di jalanan kampung, atau sedang tidak ada polisi. Bukan. Mereka berkendara dijalan raya kota Denpasar, lengkap dengan banyak polisi dipinggir jalan. Tidak jarang diantara mereka berkendara dengan kecepatan tinggi (ngebut). Namun toh, para polisi itu hanya diam saja.

Begitulah, di Bali, dengan memakai pakaian ibadah saat kita sedang berkendara, kita dianggap akan menuju tempat ibadah untuk beribadah. Dan oleh karena itu, ada semacam dispensasi tidak tertulis bahwa hal itu menjadi legal.

Semoga dengan adanya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW (yang asal mulanya digagas oleh Shalahuddin Al Ayyubi, Sang Pembebas Palestina), bisa semakin tercipta peningkatan ketakwaan kita kepada Allah SWT, dan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Ingin temanmu tahu tentang artikel ini? Tolong dibagikan ya..



Artikel lain di Umum:
4 Cara Menerapkan Alquran Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Self Reflection Berkaca Pada Diri Sendiri
Beberapa Kesalahan Ketika Adzan Dan Tahlilan
Tips Sukses ber One Day One Juz Al Quran
Hidayah Mencintai Masjid
Surga Neraka Memang Kekal
Salah Satu Keunikan Bali
Istighotsah di Kampung Islam Denpasar
Dahulukan yang Paling Penting dari Yang Penting
Penyuci Jiwa

Kategori Lain:
Bisnis
Haji
Keluarga
Puasa
Shalat


BELANJA BERDASAR MEREK
ETHICA NIBRAS
UKHTI MUNIRA
FOLIA ACTUAL BASIC
   
BELANJA BERDASAR MODEL
GAMIS SARIMBIT
ATASAN / BLUS HIJAB SYAR'I
   
BELANJA BAJU KOKO DEWASA & ANAK
QOD DEWASA FATIH FIRA ANAK
NIBRAS DEWASA ETHICA ANAK

Home | Blog
Update Terbaru via Facebook
eXTReMe Tracker