Koko Murah, Gamis Murah, Baju Anak Muslimah
Belanja Mudah Baju Muslim Online!

Hidayah Mencintai Masjid

Posted under: Umum

Saya cinta dengan masjid. Kalau pergi ke tempat baru, dan ada acara mampir kerumah kenalan misalnya, maka selalu ada 2 hal yg Saya sukai. Pertama yaitu suguhan si empunya rumah yg biasanya enak2 hehe, kedua apabila mau masuk waktu shalat, Saya senangnya minta ditunjukkan dimana bisa shalat di masjid sini.

Itu sudah otomatis.

Saking senangnya shalat di masjid, semua masjid Jamik (masjid utama di kota/kabupaten tersebut) yg ada disepanjang jalur mudik Pantura yg biasa Saya lalui (Banyuwangi - Situbondo - Besuki - Probolinggo - Pasuruan - Bangil - Mojosari - Mojokerto - Mojoagung - Jombang - dan kadang nyelonong juga ke Surabaya), sudah pernah saya singgahi.

Masjid Al Hidayah Bedugul Bali

Tentu sambil "meninggalkan jejak" berupa, ya seribu dua ribu di kaleng akhiratnya.

Dan Saya menyebut itu sebagai hidayah. Yg namanya hidayah memang turun bak durian runtuh dri langit. Hanya meruntuhi orang seakan pilih-pilih.

Sebelum hidayah itu datang, bertahun2 tinggal dekat masjid berjarak hanya seperlemparan batu saja, hati ini tak tergerak sedikitpun tuk segera berangkat, walaupun speaker masjid sudah berkumandang keras.

Hati tetap keras, sekeras sang TOA berkumandang.

Hingga suatu saat, datangnya hidayah turun lewat sebuah perhitungan matematika. Ngitungnya ketika berada di tanah suci.

Anda kan tahu, melakukan shalat di masjid Nabi, yaitu masjid Nabawi, memiliki keutamaan 1.000x dibanding shalat di masjid lain.

Dri sini Saya sudah takjub, dan cepat berhitung: kalau 1000 dibagi 5 (5x shalat wajib sehari semalam), itu artinya sekali bertakbiratul ikhram di masjid Nabi (shalat maghrib, misalnya), setara dgn Anda shalat di masjid sebelah rumah, selama 200 hari!

Saya pikir, 1.000x pahala itu sudah pahala termahal. Lalu Saya dibuat tidak sekedar takjub lgi, tpi melongo dan baru bisa ngatup sejam kemudian hehehe.., demi mendengar pahala di masjid Haram, adalah 100.000 x lipat!

Lagi Saya berhitung cepat: 100.000 : 5 = 20.000. Artinya, sekali shalat di tanah Haram, pahalanya sama dgn shalat selama 55 tahun, di masjid Istiqlal Jakarta, misalnya :)

Luar biasa? Banget.

Pahala memang tidak untuk dihitung, tpi kalau itu bisa sebagai wasilah (jalan) kebaikan bagi kita, dan asal niatnya baik, tidak apa dilakukan.

Nah, dri hidayah matematika itu, ketika pernah merasakan shalat di Nabawi dan Al Haram dgn pahalanya yg maha dahsyat itu, ibadah Saya rasa-rasanya masih kurang saja.

Kalau sudah pernah shalat di tanah suci saja, kita merasa ibadah ini kurang, apalah lgi kita shalatnya di masjid sebelah rumah?

Apalah lgi shalatnya sekedar dirumah?? Udah gitu hobi mundur-mundurin lgi, ntar abis sinetron kelar :)

Dari situ Saya bercita-cita pulangnya, akan selalu shalat di masjid. Tentu tak semuanya bisa di masjid, asal ada alasan syari seperti sakit, perjalanan jauh, ketiduran tak sengaja, dsb.

Demi teringat dosa-dosa ini yg bergunung-gunung, entah kapan bisa tertebus. Sangat mengharap syafaat, salah satunya dari Rasulullah SAW dan Al Quran nanti di yaumul kiyamat.

Arif Haliman


Ingin temanmu tahu tentang artikel ini? Tolong dibagikan ya..

Obral promo busana muslim



Artikel lain di Umum:
4 Cara Menerapkan Alquran Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Self Reflection Berkaca Pada Diri Sendiri
Beberapa Kesalahan Ketika Adzan Dan Tahlilan
Tips Sukses ber One Day One Juz Al Quran
Surga Neraka Memang Kekal

Kategori Lain:
Bisnis
Haji
Keluarga
Puasa
Shalat


BELANJA BERDASAR MEREK
ETHICA NIBRAS
UKHTI MUNIRA
FOLIA DEAIYA
ZOYA SIK CLOTHING
QIRANI SILMI
ACTUAL BASIC RABBANI
   
BELANJA BERDASAR MODEL
GAMIS SARIMBIT
ATASAN / BLOUSE HIJAB SYAR'I
   
BELANJA BAJU KOKO DEWASA & ANAK
QOD DEWASA FATIH FIRA ANAK
NIBRAS DEWASA ETHICA ANAK

Home
Update Terbaru via Facebook