Home > Blog > Mengatur Anak Tertib di Masjid - Dibaca 2.374 x. Mudah Mengajak Anak Shalat Di Masjid
Bagikan  
Setiap hari, saya selalu berusaha menyempatkan diri untuk bisa berjamaah di masjid di Bali. Kata ‘menyempatkan’ semestinya kurang tepat, karena untuk shalat berjamaah di masjid, terutama bagi pria, beberapa dalil menjelaskan hukumnya wajib.
Kata yang tepat yaitu ‘mengharuskan’ diri.
Seringnya, saya selalu berusaha untuk bisa shalat Dzuhur, Maghrib atau Isya’ di masjid, walaupun dalam kenyataannya, kadangkala malah hanya bisa sekali dalam sehari. Untuk 2 shalat wajib yang lain, yaitu Ashar dan Subuh, mohon maaf, saya masih belum mampu melakukannya.
Alhamdulillah, tempat tinggal kami di Denpasar ini, tidak kekurangan jumlah masjid. Masjid terdekat di sekitar perumahan saya tinggal, berjarak sekitar 1 kilometer, namanya Masjid Al-Falah.
Cukup dekat. Di daerah ini juga terdapat kurang lebih 3 masjid lainnya yang letaknya juga sangat terjangkau. Saya merasa bersyukur sekali masih bisa mendengar suara adzan disini.
Beberapa kawan yang tinggal di daerah lain di Denpasar, atau daerah lainnya seperti Sanur, malah sama sekali tidak terdengar suara adzan.
Ada keasyikan tersendiri untuk bisa melakukan shalat berjamaah di masjid. Bagi saya, ini adalah kesempatan untuk mengajak anak saya bernama Tika yang baru masuk TK, untuk mengenal masjid.
Biasanya shalat Dzuhur saya selalu mengajak dia, dan alhamdulillah anak saya selalu mau. Untuk anak seumur dia, masih belum menjadi masalah apakah nanti di masjid ikut shalat atau tidak.
Yang utama adalah selalu mendekatkan dia dengan suasana masjid, sehingga diharapkan masjid akan selalu berada di hatinya.
Kadangkala anak kita, dan juga anak yang lainnya, akan ramai berbicara terus dan berpotensi menganggu kekhusukan beribadah. Kalau sudah begini, kita hanya perlu memberi pengertian bahwa tidak boleh berisik didalam masjid.
Biasanya, dengan nasihat yang lembut, anak akan mengerti dan menurut. Yang terpenting memang pendampingan. Orang tua tidak boleh cuek membiarkan anaknya berteriak-teriak, atau lari-lari sesukanya didalam masjid, terutama sewaktu shalat berjamaah sedang berjalan.
Mengajak anak untuk sering ikut ke masjid insyaAllah bernilai ibadah. Adalah kewajiban kita sebagai orang tua untuk mengajarkan segala hal kepada anak kita, terutama hal yang berkaitan dengan agama.
Dengan sering mengajak anak kita ke masjid, kita sudah mengajarkan kepada anak, seperti apa itu masjid, mengapa harus shalat, mengapa harus berbaris rapi, dsb.
Juga, karena sering berada di masjid, maka anak akan sering mendengar bacaan-bacaan Al-Quran. Ini sungguh sesuatu yang sangat baik untuk anak kita.
Jadi, mari, sebagai orang tua, kita biasakan anak-anak kita untuk selalu dekat kepada masjid.
< Seragam Busana Muslim Untuk Pengajian Ibu-Ibu
Ibadah Sunnah TIDAK KALAH Penting Dari Ibadah Wajib >
Ingin temanmu tahu tentang artikel ini? Tolong dibagikan ya..
BACA TOP 5 BLOG MUSLIM TERATAS LAINNYA
10 Alasan Mengapa Harus Memakai Busana Muslim

Kisah Nyata Keluarga Tentang Sesudah Kesulitan Ada Kemudahan

Cara Cespleng Agar Suami Mau Shalat di Masjid

Busana Muslim Untuk Pesta Pernikahan

Cara Agar Anak Senang Pergi ke Masjid
 |