Pulang kampung ke Mojokerto tercinta selama 3 minggu kemarin untuk acara Lebaran, betul-betul membuat hati bergembira. Selain bertemu dengan sanak saudara, tentunya sebagai seorang pebisnis, saya tidak lupa mengamati perkembangan kota Mojokerto yang menurut saya meningkat. Dari sekian banyak yang menarik perhatian saya, ternyata, di kota Mojokerto sudah ada Bank Muamalat. Alhamdulillah, Islamic Banking (iB) rupanya sudah mulai masuk di grass root.

Saya tidak tahu pasti kapan kantor cabang Bank Muamalat Mojokerto ini berdiri, tapi mestinya termasuk baru-baru ini saja. Soalnya, sewaktu saya pulang kampung pada Februari 2010 kemarin, seingat saya belum ada. Atau, saya yang melewatkannya? Anyway, Ini tentunya kabar yang menyenangkan untuk warga kota Mojokerto dan sekitarnya.

Kita tahu, ekonomi syariah sekarang sedang moncer-moncernya. Sosialisasi oleh pihak terkait sangat gencar dilakukan, sehingga ekonomi syariah semakin dikenal luas masyarakat. Bak gayung bersambut,  sebagai seorang muslim, sebagian besar masyarakat juga tergerak untuk mengikutinya.

Ekonomi syariah memang sudah saatnya unjuk gigi. Sebagai seorang usahawan, kita diharapkan sekuat tenaga untuk selalu bertransaksi atau bermuamalah dengan landasan syariah. Disamping karena mengharap kebarokahan dari bisnis kita, juga sebagai alternatif dari sistem sekarang yang sedang sekarat. Kita bisa melihat bahwa sistem ekonomi kapitalis yang begitu digjaya, akhir-akhir ini semakin terseok dan terindikasi akan tumbang, dengan ditandai banyaknya pelaku usaha yang berguguran di Barat, terutama Amerika.

Oh ya, sekedar tambahan informasi, di kota Denpasar juga baru saja ditambah satu kantor pusat Bank Muamalat Denpasar, tepatnya di Jl. Teuku Umar Denpasar,  setelah sebelumnya membuka kantor cabang di Jl. Diponegoro Denpasar. Artinya, sekarang di kota Denpasar sudah berdiri 2 buah Bank Muamalat. Selain itu, tidak jauh juga sudah lama berdiri Bank Mandiri Syariah (BSM) Denpasar.

Nah, bank-bank syariah sudah mulai menjamur disekeliling kita. Mari, saatnya kita bergabung dengan mereka untuk mendukung terciptanya sistem perekonomian syariah, sebuah sistem ekonomi Islami.

Wassalam,

Arif Haliman