Intisari ceramah bulan Ramadhan 1431 H, malam pertama di Masjid Agung Sudirman Denpasar, dengan beberapa hal tambahan dari saya.

Sebagai seorang muslim yang beriman, sudah sewajarnya hati kita bergembira untuk menyambutnya. Seperti layaknya acara penyambutan untuk orang yang sangat kita hormati, seperti orang tua kita, yang akan berencana menginap di rumah kita, beberapa persiapan yang sempurna tentunya harus dilakukan. Beberapa contoh bisa saya sebutkan, misalnya, membersihkan kamar tidur tamu, membetulkan kran air yang rusak, atau bahkan mengecat ulang beberapa bagian rumah kita. Itu kita lakukan demi menghormati tamu sekaligus orang tua kita, agar betah berada di rumah kita.

Seperti halnya dalam menyambut Ramadhan, kita semestinya juga melakukan beberapa persiapan untuk menyambutnya. Banyak sekali sejujurnya yang bisa dipersiapkan, seperti hal ‘sederhana’ yang telah saya lakukan yaitu dengan menyingkirkan tv. Namun, secara garus besar, persiapan-persiapan itu bisa diringkas menjadi:

1) Bertobat kepada Allah SWT
Jikalau dosa masih dirasa tipis atau malah tebal, hendaknya segera bertobat dengan sungguh-sungguh kepada Allah SWT. Bersihkan diri memasuki bulan suci, insyaAllah kita akan mendapatkan kesucian abadi yang menenangkan jiwa.

2) Meminta maaf kepada sesama manusia
Utamanya kepada kedua orang tua kita. Lalu kepada saudara-saudara dekat, dan kepada orang-orang yang mungkin pernah kita sakiti, entah lewat sikap, perbuatan atau perkataan. Bisa sekedar ber-sms, telpon, atau apabila tidak sangat jauh, bisa berkunjung secara langsung.

3) Meningkatkan ilmu agama
Utamanya berkenaan dengan ilmu berpuasa, berzakat, shalat taraweh dan shalat malam. Termasuk didalamnya kemampuan kita didalam membaca Al-Qur’an, karena didalam bulan mulia inilah kitab suci Al-Qur’an telah diturunkan.

Wassalam,

Arif Haliman