Musim hujan sudah tiba. Dan tak jarang disertai petir. Dan sekalinya tiba, sang hujan tidak peduli dengan waktu. Mau pagi, siang, sore atau malam, dan tak jarang juga pada dinihari, ia datang dengan sekehendaknya. Walaupun ketika ia hendak datang dan seringnya sudah permisi terlebih dulu melalui datangnya awan gelap diatas langit terdekat, manusia seringnya masih saja ngomel-ngomel. Mengaku repot ketika kumpulan air yang penuh berkah ini datang, terutama kalau datangnya tiba-tiba.

Doa Ketika Hujan Sedang Turun Deras

Ditulis berdasarkan perngamatan dan pengalaman pribadi, berikut adalah daftar 4 jenis yang mengaku sering kerepotan ketika hujan turun.

1. PEKERJA
Kalau hujan datang di pagi hari, katakanlah jam 7, biasanya jenis manusia kayak gini yang sering mengeluh. Udah, ngaku saja :)  Mereka terdiri dari pekerja kantoran, baik negeri atau swasta. Tidak di desa tidak di kota.

Ini juga termasuk juga tukang bangunan, karena kesulitan kerja outdoor. Sudah terbayang betapa repotnya mereka nanti berangkat kerja; tasnya kehujanan, sepatunya basah, kemejanya lusuh, badannya jadi apek, dll. Belum lagi tak bisa memacu motor atau mobilnya dengan kencang, walhasil jadi alasan telat masuk kantor.

Dan kalau sang hujan turun lagi nanti sore ketika pulang kantor, sekali lagi biasanya mereka kembali mengeluh.

2. PEDAGANG
Pedagang sering mengeluh kalau hujan lebat datang. Alasannya macam-macam, yang paling sering adalah karena orang-orang pada malas keluar rumah untuk pergi ke pasar, atau mengunjungi rumah makannya, misalnya. Musim hujan juga menjadi momok bagi semua pedagang yang mengusung es sebagai dagangan utamanya. Bisa dimengerti, soalnya siapa juga yang berselera beli es kalau hawa sedang dingin-dinginnya karena sedang hujan.

3. IBU RUMAH TANGGA
Yang paling dikeluhkan adalah jemuran. Betul, tak ada lagi selain itu. Jemuran. Kuatir kalau-kalau kemeja suami dan baju seragam sekolah anak-anak tidak kering hari ini, sehingga tak bisa disetrika untuk dipakai keesokan harinya. Kalau-kalau ada yang lain selain jemuran, itu adalah karena tak bisa pergi ke pasar.

4. MAHASISWA
Kalau anak sekolah usia TK dan SD akan cuek, anak SMP dan SMU sedikit saja gelisah, lain halnya dengan anak kuliahan, atau mahasiswa. Mereka termasuk jenis manusia yang mangaku report ketika hujan turun. Kesulitan pergi ke kampus. Biasanya kuatir kalau sampai tak masuk kuliah karena hujan, sementara saat itu ada kuis (ujian kampus), misalnya. Atau ada praktikum terakhir yang harus dikumpulkan hari itu.

Anak kuliah benci hujan bukan tanpa sebab. Soalnya, kalau sampai tak masuk kuliah ketika ujian berlangsung, maka otomatis semestar itu dia tidak lulus, dan harus mengulang tahun depan di semester yang sama. Ini artinya kuliahnya bisa molor.

Nah, 4 jenis orang yang diatas adalah yang merasa paling dirugikan ketika hujan turun.

Namun sekedar mengingatkan, bahwa di dalam agama Islam, bahwa selebat-lebatnya turun hujan di waktu penting Anda, saya berpesan, janganlah berkata atau merasa dirugikan oleh hujan itu.

Ingat, bahwa hujan kata Allah Ta’ala adalah rahmat.

“Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.” (QS. Asy Syuura : 28).

Tak hanya rahmat, hujan juga membawa berkah.

“Dan Kami turunkan dari langit air yang penuh keberkahan lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam.” (QS. Qaaf (50) : 9).

Dan masih banyak lagi keutamaan-keutamaan turunnya hujan, yang membuat kita tersadar bahwa hujan teramat sangat banyak manfaatnya. Sehingga bersedih dan apalagi mengeluh dengan kedatangannya, berarti sama dengan mengingkari nikmat Allah Ta’ala.

Oleh sebab itu, yuk mulai saat ini senantiasa kita ingatkan diri kita dan teman serta keluarga kita. Ketika hujan turun, baik hujan gerimis atau hujan lebat, yang paling utama adalah mengangkat tangan dan berdoa kepada Allah Ta’ala, yaitu Doa Ketika Turun Hujan.

Berikut adalah doa yang dipanjatkan ketika hujan datang, berikut artinya:

Allahumma syoyibban naafi’an.

Artinya: “Ya Allah, (jadikan hujan ini) hujan yang MEMBAWA MANFAAT.”

Semoga di setiap hujan yang ada di tempat tinggal kita masing-masing, adalah hujan yang membawa manfaat. Bukan membawa bencana. Aamiin.

Arif Haliman

Facebook: https://www.facebook.com/arif.haliman