HOME        TENTANG KAMI        FAQ         ORDER / HUBUNGI KAMI        PROMO        BLOG           FANS PAGE

Harga MURAH Kualitas WAH!

Ada Gamis, Blus & Baju Koko.
Penasaran?? Klik disini >

BUSANA DEWASA
Gamis & Blus
Ethica (88)
Ukhti (75)
Nibras Sarimbit (39)
Nibras Gamis (275)
Folia (14)
SIK Clothing (55)
Qirani (82)
Actual Basic (43)
Silmi (82)
Rahnem (37)

SIK Clothing (42)
Qirani (12)
Nibras (58)
Ethica (34)

BAJU ANAK

Munira (132)
Rabbani (11)
Zoya (13)

Qirani (25)
Nibras (47)
Qod (50)

MUKENA

AKSESORIS

ARTIKEL ISLAM

TOKO KAMI

Toko Salsa Busana
Perumahan Pondok Citra Residence II No. 3
Jl. Besakih, Suwung Kauh, Pemogan, Denpasar Selatan Bali - Indonesia

WA/BBM/CHAT/TELP/SMS:
085 655 178 508
59D006A0
081 931 196 198
082 333 543 838
087 860 198 826

Jam Buka Senin - Jum'at:
09.00 - 17.00 WITA

Jam Buka Sabtu - Minggu:
09.00 - 14.00 WITA



Antara Ikut Pengajian dan Menemani Anak Belajar

Posted under: Keluarga

Dulu sewaktu muda (bujangan/anak baru sebiji), Saya senangnya ikut Pengajian yg diadakan setelah shalat Isya. Anda tahu, ketika masih bujangan, pulang larut malam adalah sangat keren. Melebihi kerennya Ali Topan Si Anak Jalanan. Tapi sekarang, ketika anak sudah ada 3, Saya kok tiba-tiba menghindari ikut pengajian setelah isya. Saya lebih cenderung memilih ikut sebuah majelis taklim (tempat pengajaran, biasanya di masjid) yang diadakan setelah shalat maghrib.

Mengatur jadwal antara ikut pengajian dan menemani anak belajar

Ini alasan saya:

Ketika usia ini makin beranjak, jumlah anak ikut membengkak, dan tanggung jawab pun makin meledak.

Maka, waktu menjadi prioritas utama.

Anda tahu, sebuah taklim yg dilaksanakan setelah maghrib, biasanya bakal kelar menjelang isya.

Memang singkat, tapi insya Allah padat ilmu. Setelah shalat isya berjamaah, kita bisa langsung pulang ke rumah.

Nah, tujuan segera pulang adalah berkumpul bersama keluarga. Terutama agar bisa menemani dan mengawasi anak-anak belajar.

Tentu, ada tujuan multitasking lainnya, seperti:

- Menjewer si bungsu agar tak mengganggu kakaknya belajar.

- Mengamankan si tengah agar tetap netral berada di zona 50% belajar 50% bermain.

- Memasang muka angker apabila si sulung ruwet belajarnya.

Yang terakhir diatas, yaitu memasang muka angker, sesungguhnya Saya agak malu karena dulu dimasa kecil saya yg ceria-dimanja, juga kerapkali dipasangi muka angker oleh ortu :)

Alasan pamungkas, agar bisa tidur lebih cepat, dan bisa bangun lebih cepat besok paginya, minimal tak tertinggal shalat subuh berjamaah di masjid.

Anda bisa bayangkan kalau taklimnya diadakan setelah isya. Tugas-tugas tersebut diatas jelas tak akan tertunaikan. Karena paling telat, apalagi misalnya ada suguhan makan malam juga, bisa dipastikan jam 23 baru berhasil sampai rumah.

Kecuali Anda masih bujangan, atau anak masih 1, sehingga tanggungan dirumah tak banyak, bolehlah ikut taklim sampai larut malam.

Arif Haliman

Ingin temanmu tahu tentang artikel ini? Tolong dibagikan ya..

Obral promo busana muslim



Artikel lain di Keluarga:
Anak Puteri Muslimah

Kategori Lain:
Bisnis
Haji
Puasa
Shalat
Umum


Home | Tentang Kami | FAQ | Order / Hubungi Kami | Promo | Blog | FB Fans Page

MuslimBusana.com © 2007-2018 (11 Tahun Melayani).
MuslimBusana.com adalah media belanja Busana Muslim online terbesar dari Denpasar, Bali Indonesia.

Produk unggulan:
Kerudung Zoya Actual Basic Kaos Folia Gamis Katun Qirani Remaja Ethica Gamis

Jasa kurir pendukung

Kantor Pos TIKI Kurir
JNE Kurir Paket J&T Ekspress
DAKOTA Kirim Paket Pandu Logistics
eXTReMe Tracker