Dengan semakin menjamurnya para pelaku pebisnis online di tanah air, salah satu stakeholder bisnis online, yaitu jasa kurir semakin menebarkan layanannya. Hal ini tak bisa dielakkan, karena para pebisnis online itu pasti bersinggunggan dengan jasa kurir yang akan memberi pelayanan berupa pengiriman barang pesanan para pelanggan, ke seluruh wilayah Indonesia, dan bahkan luar negeri.

Salah satu konter Kantor PosSebut saja beberapa pemain jasa kurir terkenal dan populer di Indonesia, seperti Kantor Pos, TIKI, JNE, J&T, Pandu Logistic, dan sebagainya.

Kami ingat betul, ketika memulai bisnis penjualan baju muslim online 10 tahun yang lalu (2007) di Denpasar Bali, jasa layanan antar paket sangatlah terbatas. Waktu itu, rasa-rasanya yang membumi (terlihat ada dimana-mana) hanyalah Kantor Pos dan TIKI. Diikuti dengan JNE, tapi agak sedikit kurang populer dibanding yang disebut pertama diatas. Walaupun Pos dan Tiki udah eksis, tapi itu masih terbatas di kantor utama mereka.

Di kota besar semacam Denpasar ini, hal ini masih dirasa menjadi kendala bagi para pelaku bisnis online, waktu itu. Bisa dibayangkan apabila lokasi toko kita jauh dari kantor pusat Pos dan Tiki, maka pengiriman paket pesanan pelanggan menjadi aktivitas yang cukup menguras energi; jarak yang jauh dan antrian yang mengular begitu sampai di loket.

Namun syukur alhamdulillah, seperti telah disebutkan diatas, tambah tahun mungkin hampir semua jasa kurir di Indonesia mulai berbenah. Sadar bahwa pertumbuhan bisnis online di Indonesia semakin menjamur, yang tentu itu akan dibarengi dengan tumbuhnya layanan pengiriman barang, mereka berinisiatif untuk jemput bola. Apa saja inisiatif mereka?

Misalnya Kantor Pos. Seperti yang kami lihat di kota Denpasar sini, mereka banyak menjalin kerjasama dengan rumah tangga. Sekarang ini, rumah pribadi yang tak ada aktifitas usaha apapun, bisa menjalin kerjasama dengan pihak Pos untuk menyediakan konter layanan pengiriman paket pos.

BACA : Maraknya Toko Busana Muslim di Bali.

BACA : Meningkatkan Omzet Bisnis Busana Muslim.

Alhamdulillah, tetangga kami membuka layanan seperti ini. Jadinya, untuk pengiriman paket pesanan pelanggan yang memakai jasa Pos, penyalurannya cepat sekali karena hanya berjarak 200 meter. Tak perlu jauh-jauh seperti dulu, ke kantor pos cabang utama yang berjarak 7 kilometer, apalagi ke kantor pos pusat berjarak 10 kilometer.

Pihak Pos tak hanya menjalin kerjasama dengan rumah tangga, namun juga dengan toko kelontong di sebuah komplek perumahan (toko yang menjual kebutuhan sehari-hari, seperlunya). Maka tak heran, ada sebuah toko kelontong yang juga menerima jasa pengiriman paket pos. Bahkan, selain itu, juga menjalin kerjasama dengan toko penjualan Aki mobil dan motor. Jadi, toko itu disamping menjual aki, juga melayani jasa pengiriman paket pos.

Pokoknya, dalam hal pengiriman paket, pelaku bisnis online semakin semakin dipermudah.

Contoh lain seperti yang dilakukan oleh jasa kurir pendatang baru, yaitu J&T Express. Persis seperti Kantor Pos yang melakukan strategi jemput bola, tapi J&T melakukan dengan cara lain.

Mereka tidak (belum) menjamurkan loketnya di banyak ruas jalan dan perumahan, tapi memilih langsung mengambil paket ke toko / rumah pelaku pebisnis online. Strategi ini lebih baik lagi bagi pelaku bisnis online, karena mereka bahkan tak perlu keluar rumah. Cukup kontak pihak J&T terdekat, dan kurir mereka akan datang mengambil paket.

Jasa kurir lainnya juga tak kalah berinovasi. JNE terkenal dengan bertebarannya konter mereka di hampir ruas jalan; di pompa bensin, terminal, pasar, dan beberapa unit usaha kecil.

Semoga dengan hadirnya banyak jasa kurir di Indonesia dengan segala inovasi mereka, semakin memberi angin segar perkembangan dunia bisnis online di Indonesia.

Arif Haliman

Facebook: https://www.facebook.com/arif.haliman

obral-baju-muslim