Celana cingkrang, atau yang lebih dikenal dengan celana diatas mata kaki, mulai populer sekitar tahun 90 an. Pada tahun itu, celana cingkrang di Indonesia banyak dikenalkan oleh para aktivis masjid kampus. Anda yang beruntung sempat mengenyam bangku perkuliahan pada tahun itu, pasti teringat akan fenomena
tersebut.

celana-cingkrang-1Dimana-mana, entah sewaktu jam kuliah berlangsung, atau di kos, atau ketika berangkat menuju masjid
kampus, para ikhwan itu dengan santai berlenggang dengan celana cingkrangnya, celana kebangsaan
mereka.

Tak hanya dipopulerkan oleh para aktivis masjid kampus, celana cingkrang juga turut dipopulerkan oleh
para simpatisannya.

Simpatisan adalah para mahasiswa yang rutin mengunjungi masjid, misalnya untuk shalat berjama’ah atau
mengikuti kajian agama di masjid kampus, atau sekedar leyeh-leyeh disana menanti kuliah jam
berikutnya.

Disebut simpatisan karena secara struktural, para mahasiswa itu tidak masuk didalam jajaran pengurus
(ta’mir) masjid kampus.

Omong-omong mengenai celana cingkrang, Anda cowok Muslim yang belum pernah memakainya, kami sarankan
untuk mencobanya.

Apa alasannya?

1. BAGIAN BAWAH CELANA TETAP BERSIH
Karena panjang celana cingkrang berada diatas mata kaki, walhasil kainnya tak pernah menyentuh tanah.

Tujuan dari menghindari kontak dengan tanah adalah untuk menjaga kesucian celana dari kotoran yang
mungkin ada di tanah, kemudian menempel di celana.

celana-cingkrang-2Apabila terjadi kontak, maka celana itu akan menjadi najis. Sedangkan cowok muslim, terkadang perlu
celana itu untuk dipakai melakukan ibadah shalat di masjid.

Kalau celana itu terkena najis, kan shalatnya tidak akan diterima?

2. BAHAN RINGAN
Dengan bahan katun combed yang umum dipakai sebagai bahan kaos, celana cingkrang super duper enteng
dikenakan.

Berkat bahan ringannya, tentu Anda bisa beraktivitas lebih mobile dan nyaman.

Kalau Anda pakai shalat, ketika hendak melakukan sujud dari posisi i’tidal (berdiri setelah ruku’),
Anda tak perlu menarik kain di lutut seperti yang seringkali dilakukan apabila shalat dengan memakai
celana berbahan jeans, atau celana resmi kantoran.

3. TAK PERLU SABUK DAN RESLETING
Celana cingkrang hampir selalu memakai karet dibagian pinggang.

Ini berfungsi sebagai pengikat pinggang, yang mirip fungsinya dengan sabuk, atau ikat pinggang.

Dengan karet dipinggang celana cingkrang, Anda tak perlu repot urusan-urusan yang sepertinya
sepele tapi kadang maha ribet; misalnya, apabila hendak bepergian naik pesawat dan kebelet pipis, di toilet tinggal
memelorotkan celana tanpa perlu buka sabuk dan resleting.

Sewaktu hendak check in dan masuk detektor, Anda tak perlu membuka dan melepaskan sabuk didepan
petugas bandara. Jadi tugas Anda (dan tugas Petugas bandara) akan lebih simpel.

Anda pun juga tak akan menjadi tontotan para penumpang lain, ketika Anda sedang asyik mengangkat-
angkat celana dan kemeja Anda sambil sibuk melepas dan memasang sabuk.

Bayangkan Anda begitu konsen membuka-tutup celana, saking konsennya, tak sadar celana Anda melorotnya terlalu kebawah. Lalu dari kejauhan ada orang iseng memfoto area layak sensor Anda dan mempostingnya di sosmed. Apa yang terjadi? Betul, Anda akan mendadak terkenal :)

Perlu diketahui, aktivitas melepas sabuk ketika check in di bandara adalah wajib. Hal ini karena
disinyalir barang terlarang seperti narkoba bisa diselundupkan didalam tali sabuk.

Oiya, ini juga memberi peluang Anda tidak ditinggal pesawat karena sekedar urusan sabuk yang ribet, apabila
check in telat dan antrian sedang mengular.

4. CIRI KHAS SEORANG MUSLIM
Yang terutama adalah, ini menunjukkan Anda adalah cowok muslim.

Berikut kami nukil dari website lain:

Di dalam Hadits Abu Daud, dari Abi Huroiroh berkata: Suatu saat ada seorang laki-laki sholat dengan
meng-Isbaal-kan / memanjangkan / melembrehkan pakaiannya sampai melampaui mata kaki.

Lantas Rasulullah Saw bersabda kepadanya, yang artinya: “Pergilah terus berwudhu’lah kamu”. Lantas ia
pergi lalu berwudhu’.

Kemudian ia datang lagi, terus Rasulullah Saw bersabda “Pergilah terus berwudhu’lah kamu”.

Maka ada seorang laki-laki berkata kepada Rasulullah “Ya Rasulullah, mengapa engkau terus menyuruhnya
berwudhu?”.

Kemudian Rasulullah Saw diam karenanya, lantas bersabda: “Karena ia sholat mengisbaalkan /
melembrehkan pakaiannya sehingga melampaui mata kakinya sedang sesungguhnya Allah Ta’alaa tidak
menerima sholat seorang laki-laki yang melembrehkan pakaiannya melampaui mata kaki”.

Itulah beberapa kegunaan dari celana cingkrang untuk cowok muslim.

Apabila tertarik, Anda bisa membelikan anak cowok atau suami Anda, agar mereka mempunyai celana alternatif yang lebih islami.

Celana cingkrang bisa dibeli di halaman SIK Clothing Ikhwan.

Wassalam.