Harap diperhatikan, ke 4 alasan dibawah ini sekedar berdasarkan tinjauan santai, alias pengalaman pribadi. Alasan-alasan yang sedang disampaikan ini bukan berdasar tinjauan agama. Kalau berdasar tinjauan agama, sudah barang tentu alasan yang diberikan berdasar hal-hal yang ‘serius’, seperti wajib menyertakan ayat dan hadist, dsb.

Koko Pakistan BaliTetapi walaupun santai, tetap insya Allah membawa manfaat.

Oleh karena itu, bacanya juga yang santai, ya..

Baiklah, berikut 4 Alasan Mengapa Anda Harus Berbaju Koko Pakistan:

1. BERSEMANGAT DALAM BERAGAMA
Seperti halnya tentara yang merasa gagah dengan baju dinas tentaranya. Sama halnya dengan pesepakbola profesional yang makin bersemangat bermain bola dengan seragam timnya. Pun sama girangnya seorang pramuka cilik memakai seragam pramukanya di acara perkemahan. Seperti itu pula seorang muslim, akan semakin bertambah semangat ibadahnya dengan memakai baju muslim hebat yang islami dalam ibadahnya.

2. DIANGGAP SEBAGAI ORANG ALIM
Kalau sedang berada di masjid, untuk melakukan ibadah shalat berjama’ah misalnya, Anda akan dikira orang yang taat beragama, atau alim (berilmu). Setidaknya, pikiran semacam itu akan terbersit dibenak jama’ah lain.

3. DIDAPUK MENJADI IMAM SHALAT
Di masjid apabila shalat berjama’ah hendak didirikan, apabila imam masjid berhalangan hadir, maka seluruh jama’ah akan celingak-celinguk kanan-kiri menimbang-nimbang, siapa yang pantas dijadikan imam. Bisa ditebak; Anda yang berbaju koko Pakistanlah yang akan ditunjuk.

4. DIMINTA MEMIMPIN DOA
Lagi, apabila dalam sebuah taklim tiba waktunya berdoa, dan yang biasa memimpin doa berhalangan hadir, oleh pembawa acara Anda yang peluangnya paling besar untuk diminta memimpin doa.

Harap diingat, walaupun sudah berpakaian baju koko ala Pakistan ini, bukan berarti Anda sudah langsung taat beragama.

Sekali lagi ingat, pakaian adalah sekedar label atau bungkus.

Mengenai isi sesungguhnya dari bungkus tersebut, sungguh hanya orang itu dan Allah Swt yang tahu.

Oleh karena itu, apabila Anda sudah berazzam (bertekad kuat) untuk berbaju panjang untuk rutinitas pergi ke masjid, sembari terus menjaga hal itu, imbangi pula dengan kemampuan Anda dalam hal agama.

Sehingga apabila dengan baju koko Anda tersebut orang mengira Anda adalah alim (banyak ilmunya), buktikan bahwa Anda memang alim.

Apabila diminta jama’ah untuk menjadi imam shalat, Anda tak grogi dan menyanggupinya.

Pun kalau dimintai tolong memimpin doa, Anda juga siap.

Kita tidak meminta-minta untuk menjadi imam shalat di masjid, karena memang tanggung jawabnya teramat besar. Namun kita juga pantang menolak kalau memang jama’ah yang lain meminta kesediaan kita.

Intinya, penampilan zahir (luar) itu penting sebagai identitas keislaman.

Namun, penampilan bathin (dalam) juga tak kalah penting.

Alangkah indahnya kalau kedua penampilan tersebut senantias melekat disetiap pribadi muslim.